Review Pengujian Pengelasan Metode Destructive Test
Keywords:
Destructive Test Pengelasan; Uji Tarik Uji Bending; Uji Kekerasan HAZAbstract
Penelitian ini membahas hasil Destructive Test (DT) pada sambungan las melalui tiga jenis pengujian utama, yaitu uji bending, uji tarik, dan uji kekerasan, sebagai parameter untuk mengevaluasi kualitas dan kekuatan sambungan las. Pengelasan merupakan metode penyambungan logam yang banyak digunakan dalam industri manufaktur, konstruksi, dan otomotif. Namun, proses ini dapat memengaruhi sifat mekanik logam, terutama pada daerah las dan Heat Affected Zone (HAZ), sehingga perlu dilakukan pengujian untuk memastikan kekuatan dan ketahanan sambungan. Uji bending dilakukan untuk mengevaluasi keuletan sambungan, uji tarik untuk mengetahui kekuatan maksimum terhadap gaya tarik, sedangkan uji kekerasan bertujuan menilai distribusi kekerasan pada logam las, HAZ, dan logam induk. Dari hasil tinjauan jurnal yang dianalisis, ketiga pengujian DT menunjukkan bahwa parameter pengelasan seperti arus, tegangan, kecepatan, dan pemilihan elektroda sangat berpengaruh terhadap hasil akhir sambungan. Hasil DT ini juga memberikan informasi penting mengenai kualitas sambungan las dalam menahan beban statis maupun dinamis. Kesimpulan yang diperoleh dari kajian ini menegaskan bahwa pengujian DT merupakan metode evaluasi yang efektif untuk memastikan sambungan las memiliki standar kekuatan, keuletan, dan kekerasan yang sesuai dengan persyaratan aplikasi industri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aditia HIkbal, M Bayu Nugroho, Ahyarisa Mahfud Bachtiar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

