UJI KINERJA TEKNIS DAN EFISIENSI PRODUKSI MESIN PERONTOK BIJI SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) DI PT SORGUM INDONESIA

Authors

  • Muhamad Alfadilah Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Yul Harry Bahar Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Oscar Haris Politeknik Digital Boash Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66865/hskts663

Keywords:

Biji Sorgum, Efisiensi Produksi, Perontokan, Uji Kinerja

Abstract

Perontokan sorgum secara konvensional memerlukan tenaga besar, dan tenaga kerja yang banyak, diciptakannya perontok mekanis melalui proses manufaktur dengan kapasitas teoritis 150kg/jam. Tujuan penelitian adalah menguji kinerja teknis dengan uji verifikasi, uji kinerja teknis, dan uji ergonomi, mengukur efisiensi produksi, serta merekomendasikan pengujian mesin untuk memperoleh standarisasi. Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah deskriptif eksplanatori dengan mengidentifikasi dan mengukur kinerja teknis mesin dan efisiensi produksi. Uji verifikasi didapatkan data melalui wawancara dan pengukuran langsung terhadap objek penelitian. Hasil uji kinerja mendapatkan hasil kapasitas aktual rata–rata sebesar 113,14kg/jam sehingga efisiensi kerja rata–rata sebesar 75,43%. Kebutuhan daya kerja mesin 861,12Watt dengan energi spesifik 7,67J/kg. Rataan tingkat kebisingan mesin 84,04dB. Tingkat getaran mesin sebesar 3,54 m/det2. Tata letak mesin optimal untuk kegiatan operasional produksi. Metode angkut beban kerja atau transportasi kerja menggunakan hand pallet. Rendemen rata–rata yang dihasilkan sebesar 67,4%. Rataan sorgum tidak terontok 0,86%. Rataan sorgum tercecer pada saat perontokan 5,94%. Rataan kehilangan hasil perontokan 6,8%. Limbah perontokan 25,32%. Hasil rataan perontokan yang tidak teridentifikasi 0,34%. Hasil uji dampak lingkungan tingkat kebisingan pada luar pabrik 41,7dB. tingkat kebisingan pada rumah terdekat sebesar 46,4dB. Penanganan limbah perontokan digunakan untuk pakan ternak dan limbah cair dialirkan ke drainase menuju kolam penampung. Kendala pada mesin perontok berupa besarnya susut tercecer, sehingga diberikan rancangan solutif berupa penutup corong keluar. Prosedur pengujian mesin perontok biji sorgum disampaikan berdasarkan Permentan nomor 05 tahun 2007

Downloads

Published

2024-10-30